Minggu, 16 Oktober 2011
Serikat Tani Minta Pemda Naikkan Anggaran Pertanian
Toba Samosir, 28/9 (ANTARA) – Kalangan petani Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara yang tergabung dalam Serikat Tani Tobasa mengharapkan pemerintah setempat, meningkatkan anggaran untuk bidang pertanian agar pembangunan pertanian dapat mencapai hasil maksimal. “Kami meminta Pemerintah daerah lebih memperhatikan nasib petani dengan menaikkan anggaran di bidang pertanian serta merealiasikan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat Tobasa yang mayoritas petani,” kata Ketua Serikat Tani Toba Samosir (Tobasa),Warinson Sitio di Balige, Rabu. Ia juga meminta pemerintah setempat melibatkan petani dalam proses pengambilan kebijakan untuk membantu optimalisasi pencapaian keberhasilan pembangunan pertanian di daerah itu. Sebab, kata dia, masih banyak harapan dan keinginan petani dalam wilayah tersebut yang belum tercapai, akibat minimnya perhatian instansi terkait terhadap nasib mereka. Selain itu, menurutnya, pihak Pemerintah diharapkan dapat lebih menjamin kestabilan harga dan pemasaran pertanian serta menolak beroperasinya sejumlah perusahaan perusak lingkungan di daerah yang dimaksud. “Cukup banyak lahan dan sumber daya alam yang dikuasai pemilik modal asing maupun pengusaha lokal yang pada akhirnya akan meminggirkan petani,” katanya. Disebutkannya, masyarakat Tobasa yang mayoritas berprofesi sebagai petani tidak menginginkan, program pembangunan pertanian hanya semboyan dan pihak pemerintah jangan hanya membuat program yang bagus di atas kertas saja. Ketua Komisi C DPRD Tobasa, Sakkan Siahaan yang membidangi kesejahteraan rakyat mengatakan, pihaknya terus memperjuangkan aspirasi dan keinginan petani dan selalu berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat, guna membahas kemajuan pembangunan pertanian di daerah tersebut. Ia juga berjanji akan melibatkan petani dalam proses pengambilan kebijakan yang menyangkut masalah pertanian agar program pembangunan bidang pertanian semakin maju, yang pada gilirannya akan menambah penghasilan dan kesejahteraan masyarakat Tobasa secara menyeluruh. “Sebagai anggota Dewan, hal itu merupakan tugas dan tanggung jawab kami, dan akan terus memperjuangkan berbagai bantuan yang bisa disalurkan dari dana CSR sejumlah perusahaan besar yang ada di daerah tersebut, sehingga program pembangunan bidang pertanian semakin maju,” kata Sakkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar